Memiliki pagar rumah yang indah dan asri menjadi dambaan bagi setiap orang. Sebagai gambaran, pemilik rumah bisa menerapkan ide pagar tanaman hidup untuk mendukung sistem keberlanjutan lingkungan.

Inspirasi Pagar Tanaman Hidup yang Cantik dan Menarik
Selain mempercantik area rumah, pagar tanaman juga bisa memberikan manfaat tambahan. Misalnya saja meredam kebisingan, menyaring polusi udara hingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat. Langsung saja, berikut inspirasi pagar tanaman yang bisa dibuat.
Bambu Jepang
Tanaman pagar rumah seperti bambu Jepang jadi pilihan populer berkat tampilannya yang modern dan rapi. Pertumbuhan tanaman pagar ini tergolong cepat. Daunnya pun bisa tumbuh lebat, sehingga menciptakan privasi yang baik.
Batang bambu Jepang memiliki bentuk yang ramping dan tegak, cocok untuk memberikan kesan minimalis. Tanaman ini juga tahan terhadap panas dan mudah dirawat. Cukup dengan melakukan pemangkasan rutin untuk menjaga bentuknya.
Ketika mengaplikasikan tanaman pagar ini, pemilik rumah harus memperhatikan agar bambu bisa tumbuh optimal dan tidak berebut nutrisi. Pilihlah bibit berkualitas untuk memastikan pertumbuhannya tetap sehat dan seragam.
Boksus atau Boxwood
Tanaman pagar seperti boksus atau boxwood cukup populer digunakan dalam desain taman bergaya Eropa. Jenis tanaman ini ideal digunakan sebagai pagar karena rapi dan mudah dibentuk.
Daun tanamannya yang kecil dan rapat cocok digunakan untuk membentuk pagar dengan pola tertentu. Misalnya kotak, bola atau ukiran.
Sayangnya, pertumbuhan pagar tanaman hidup ini cenderung lambat. Pemilik rumah harus melakukan perawatan dan pemangkasan dengan teliti dan sabar.
Sebaiknya, pilihlah varietas boxwood sesuai dengan iklim dan kondisi tanah di lokasi penanaman. Sebab, boxwood membutuhkan perawatan intensif dibandingkan jenis tanaman pagar lainnya. Meskipun sedikit rumit, pemilik rumah bisa menghasilkan pagar elegan, sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.
Juniper
Tanaman juniper memiliki daun berbentuk jarum dengan aroma yang sangat khas. Jenis tanaman pagar ini memiliki ketahanan yang cukup tinggi terhadap kekeringan.
Variasi ukuran dan bentuk tanaman bisa beragam. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih dalam desain pagar. Warna daunnya sendiri kebiruan atau kehijauan, sehingga memberikan nuansa unik pada lanskap rumah.
Sebagai catatan, tanaman ini membutuhkan penyiraman secara teratur. Pemangkasan rutin juga diperlukan untuk menjaga bentuk dan kerapatan pagar juniper.
Cemara Kipas
Tanaman cemara kipas memiliki bentuk daun yang unik. Bentuk daunnya ini bisa memberikan privasi lebih dengan dinding hijau yang rapat dan tinggi.
Lebih lanjut, bentuk tanaman cemara kipas terlihat anggun dengan warna hijau yang segar. Jenis pagar tanaman hidup ini cocok diaplikasikan pada taman rumah bergaya klasik atau tropis.
Sebagai catatan, cemara kipas membutuhkan sinar matahari penuh dan perawatan rutin. Pemangkasan juga perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga bentuk sekaligus mencegah pertumbuhan yang tidak terkendali.
Pemilik rumah harus merencanakan lokasi penanaman dengan cermat. Sebab, cemara kipas memiliki ukuran yang cenderung besar. Pastikan ada lahan yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.
Perbandingan Efek Visual Pagar Bambu vs Pagar Teh-tehan
Dilihat secara visual, pagar bambu terlihat elegan dan tinggi. Tanaman bisa memberikan struktur vertikal yang sangat kuat. Sayangnya, tingkat kerapatan tanaman kurang padat di bagian bawah. Sementara itu, pagar teh-tehan memiliki tampilan visual yang rapi dan hijau. Tampilan pagar ini bisa memberikan kesan tembok hijau yang sangat padat. Tingkat kepadangan teh-tehan sendiri cukup baik. Hal tersebut bisa memberikan solusi privasi yang lebih maksimal.
Melansir dari video di kanal Youtube Taman Cikal Abadi, tanaman teh-tehan bisa dibentuk sesuai selera seperti bulat, segitiga atau persegi. Semakin sering dipangkas, pertumbuhan tanaman akan semakin rapat dan subur. Khusus pagar rumah, sebaiknya dibuat tidak terlalu tinggi agar sirkulasi udara tetap baik dan pandangan tidak tertutup. Tanamannya sendiri tergolong kuat dan tidak perlu disiram setiap hari, terlebih jika sudah tumbuh besar.
Pagar tanaman hidup bisa jadi solusi terbaik yang memberikan manfaat dalam jangka panjang. Meskipun membutuhkan perawatan rutin, jenis pagar ini bisa menjadikan hunian terasa asri, sejuk, indah dan rapi. Bahkan, pagar hidup bisa memberikan efek yang sangat baik bagi keberlanjutan lingkungan di masa mendatang. /Siti



