Pagar roster minimalis banyak diminati karena tampilannya yang estetik. Pagar roster tidak hanya berfungsi sebagai pembatas atau pelengkap tembok, tetapi juga pelindung.
Pemasangan pagar roster umumnya menggunakan semen sebagai perekatnya. Kombinasi antara semen dengan roster, membuat pagar semakin kuat dan kokoh.

Desain Pagar Roster Minimalis
Pagar roster cocok untuk hunian minimalis karena tidak memerlukan lahan luas dalam pemasangannya. Apalagi, saat ini ada banyak desain pagar roster yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan hunian. Berikut ini beberapa desainnya.
1. Pagar Roster Beton Berbentuk Persegi
Pagar roster beton berbentuk persegi, mudah ditemukan di rumah-rumah. Selain unggul dari segi ketahanan, desain pagar roster ini hemat anggaran.
Berkat kekokohan dan kekuatannya, tidak mudah pecah atau retak. Keunggulannya ini membuat pemilik rumah tidak perlu sering-sering melakukan renovasi pagar.
Supaya tampilan pagar roster beton berbentuk persegi selaras dengan eksterior rumah, pilih warna cat yang senada dengan dinding. Paling umum, cat pagar roster beton berwarna putih, krem, atau abu-abu.
Pagar roster beton berbentuk persegi juga memiliki pola yang beragam, seperti satu lubang atau dua lubang. Semua pola dapat dipadukan dengan berbagai gaya hunian, selain minimalis bisa juga diterapkan pada rumah Skandinavia dan industrial.
2. Pagar Roster Beton Berbentuk Belah Ketupat
Satu lagi model pagar roster untuk rumah minimalis, yakni belah ketupat. Untuk meningkatkan nuansa minimalisnya, pilih cat berwarna abu-abu atau putih.
Selain itu, agar pemasangannya berjajar rapi, bingkai dengan tembok semen. Pagar roster model belah ketupat memiliki lubang yang cukup besar, tetapi tidak mengurangi privasi dan keamanan rumah.
3. Pagar Roster Keramik Berbentuk Bunga
Pagar roster keramik berbentuk bunga tak kalah populer dengan model lainnya. Harganya memang lebih mahal, hal ini karena tampilannya yang mengkilap.
Motif bunganya menyatu dengan alam, sehingga cocok dipadukan dengan taman minimalis. Pagar roster keramik memudahkan sinar matahari masuk ke dalam rumah, sehingga menciptakan suasana yang hangat.
4. Pagar Roster Beton dengan Pola Lubang Bulat
Pagar roster beton dengan pola lubang bulat cocok untuk hunian berkonsep minimalis modern. Motif lubang bulatnya memudahkan udara dan sinar matahari masuk ke dalam rumah.
Model pagar roster ini bisa dikombinasikan dengan pintu pagar motif garis-garis. Jika pagar roster terbuat dari beton, gunakan material kayu pada pintunya. Untuk kombinasi yang selaras, pagar roster menggunakan cat warna putih, sedangkan pintu pagarnya berwarna coklat tua.
Perbandingan Pagar Roster Keramik dan Granit
Selain beton dan batu bata, jenis pagar roster yang jadi trend sekarang adalah keramik dan granit. Keduanya memiliki perbedaan dari segi tampilan, harga, dan ketahanan.
Dari segi tampilan, pagar roster keramik dan granit hampir sama karena mengkilap. Bedanya, roster keramik sedikit keabu-abuan, sedangkan roster granit lebih putih dan terang.
Kemudian, roster granit dinilai memiliki kualitas tinggi karena kokoh, materialnya padat, dan minim pori. Untuk bagian yang diglasur, daya serap airnya 0 %, sedangkan yang tidak diglasur kurang dari 0.03%. Karena spesifikasinya inilah, roster granit sudah anti lumut dan anti jamur.
Soal bobot, roster granit lebih ringan dibandingkan dengan roster keramik. Sebab itulah, pemasangannya menjadi lebih cepat.
Pagar roster minimalis tidak hanya sekedar pembatas, tetapi memiliki nilai lebih. Terinspirasi dari postingan akun Instagram azkarya.ind, pagar roster bisa menjadi secondary skin hunian. Selain berfungsi sebagai pelindung dan penunjang rasa aman bagi rumah, pagar roster juga menghasilkan visual bayangan yang atraktif. Untuk mendapatkan kesan hunian semacam ini, permainan pola unik pada rongganya memainkan peran penting. /endah



